70sOC Rilis Album Electric Love

Posted under MUSIK on : 03/03/2017 11:53:43

70sOC, sebuah grup transformasi dari 70s Orgasm Club yang digagas oleh Anto Arief, gitaris asal Bandung, kini merilis album baru berjudul Electric Love.

Electric Love adalah penerus dari album mini yang mereka rilis pada 2011, Supersonicloveisticated. Kali ini, 70sOC hadir dengan citra baru, juga personel baru, yaitu Ganitra Sena (drummer), Galant Yurdian (bassist), dan tentu Anto Arief (vokalis, gitaris).

Dalam membuat album ini, 70sOC juga melibatkan Tesla Manaf sebagai produser juga penulis lagu-lagu berbahasa Indonesia.

Judul Electric Love dipilih untuk menggambarkan musikalitas baru 70sOC yang lebih menyengat.  Hal itu dikarenakan musik funk yang kental, juga aransemen yang kaya. Dalam mengeksekusi aransemen itu, 70sOC juga melibatkan instrumen lain yang dimainkan oleh Faishal M Fasya (keyboard), Pangestu Bhawana (seksi instrumen gesek), Ayla Adjie (perkusi), Bonny Buntoro (saksofon), dan Brury Effendi (trumpet).

Meski terpapar funk dalam porsi besar, 70sOC juga terpengaruh musik dari Jimi Hendrix, James Brown, Gil Scott-Heron, hingga Benyamin Sueb. Tak ketinggalan musik soul/funk era 90-an seperti Corduroy, Lenny Kravitz, Lettuce, dan the Roots.

Sampul album menggambarkan gaya poster-poster film aksi era 70-an. Eksekusi visual dikerjakan oleh seniman Nurrachmat "Ito" Widyasena, yang tebriasa membuat karya visual dengan gaya retro-futuristik.

Proses rekaman album ini terbilang singkat, hanya memakan waktu dua bulan.

“Selain menguasai aransemen dan teknik rekaman, manajemen waktu Tesla yang sangat baik berperan vital di sini. Akhirnya setelah 12 tahun berdiri, 5 tahun mulai menulis lagu-lagu baru dengan personel baru, hanya dibutuhkan 2 bulan untuk rekaman plus beberapa bulan untuk perencanaan promosi hingga kini album ini bisa ada di tangan Anda,” jelas 70sOC dalam keterangan pers.

Herry “Ucok” Sutresna, yang dikenal sebagai bagian dari Homicide, dalam liner notes album Electric Love menyebut bahwa album ini adalah pencapaian baru dari Anto sebagai musisi.

“Album berjudul Electric Love ini bisa dibilang merupakan penantian panjang yang layak bagi Anto setelah belasan tahun nge-band. Layak karena, selain ia dapat mewujudkan mimpi dan konsistensinya bermain funk, album ini pula bersuara melampaui EP pertamanya dulu,” kata Ucok.

Sumber: Metrotvnews.com